INFO GHAZI

Yuukk... Jadi Guru Yang Baik !!!


Tidaklah mudah untuk menjadi seorang guru yang disetiap tindakannya membutuhkan keikhlasan dan ketulusan untuk berbagi ilmu dengan peserta didiknya, seorang guru harus mampu menciptakan  iklim belajar yang ceria dan menyenangkan. Proses belajar mengajar (PBM) sangat menyenangkan jika seorang guru dapat menjadi tauladan bagi anak didiknya.

Assalamu'alaikum kawan se-profesi,
Guru yang baik...bukannya guru yang hanya memiliki sifat dan watak yang baik saja tetapi juga memiliki bekal untuk mengatur irama proses belajar mengajar di kelas agar dapat menjadi sangat menyenangkan. Guru tidak lantas menerima ijazah dan gelar akademik, tidak pula melenggang dengan kebanggaan karena nilai TOEFL atau IPK yang tinggi tetapi lebih dari itu, bahwa seorang guru harus memiliki kriteria dasar sebagai seorang guru yang akan kita bahas dibawah nanti.

Sebagian guru yang menginginkan kelasnya tertib dan tenang, lantas memberikan soal yang sulit atau soal yang banyak kepada peserta didiknya dengan harapan anak didiknya mengerjakan dan kelasnyapun menjadi tenang, mungkin bagi peserta didik yang pintar dia akan mengerjakan soalnya dengan tenang dan serius hingga selesai semua tugas yang diberikan oleh gurunya, tetapi bagi anak didik yang kemampuannya kurang akan merasa bingung, takut dan cemas karena tidak bisa menyelesaikan tugasnya yang akhirnya akan menimbulkan rasa bosan pada si peserta didik yang kurang kemampuannya ini.

Baca Juga

Seorang guru sudah dibekali dengan disiplin psikologi dasar yang tujuannya mengenal, mempelajari dan memahami karakter dari peserta didik, hal ini sangatlah dianjurkan untuk diimplementasikan pada proses belajar mengajar baik didalam ataupun diluar kelas. Dengan bekal psikologi dasar dan dengan kurikulum yang telah disusun oleh pemerintah diharapkan dapat menjadi pedoman dasar bagi seorang guru untuk mendidik, membimbing dan mengarahkan peserta didiknya.

Oleh karena itu, seorang guru yang baik hendaklah dapat membuat jam pelajaran berlangsung tanpa rasa jenuh atau membosankan.

Proses belajar mengajar yang menyenangkan akan tercipta jika seorang guru mampu berkreasi, berinovasi serta menginspirasi, (silahkan baca tulisan IG yang disini : GURU ITU PENULIS HEBAT)

Seorang guru seharusnya :
  • Datang lebih awal (15 menit sebelum peserta didik masuk kelas)
  • Menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
  • Memotivasi siswa/siswi sebelum pelajaran dimulai
  • Selalu budayakan 5-S : Salam, sapa, senyum, sopan dan santun
  • Biasakan peer education atau pendidikan sebaya
Itu adalah langkah awal untuk menjadi seorang guru yang menyenangkan dan selalu dirindukan siswa/siswinya. Lalu pada tahapan berikutnya, seorang guru harus memiliki atau mungkin lebih tepatnya berusaha menjadi seorang guru yang :

  1. Sabar, penuh kasih sayang, penuh perhatian, ramah anak
  2. Toleransi terhadap peserta didik yang beragam etnis, agama dan bahasa
  3. Mampu berempati, 
  4. Menerima kondisi anak apa adanya dan adil
  5. Memahami perasaan peserta didik dan pemaaf
  6. Menghargai anak didiknya
  7. Memberikan kebebasan pada anak
  8. Menciptakan hubungan yang akrab dengan peserta didik.

Jika kesemuanya telah terpenuhi, maka ... selamat bapak /ibu telah menjadi seorang guru yang disukai oleh peserta didiknya.

Kegiatan belajar mengajar (KBM) bertujuan untuk menanamkan norma dan akhlaq pada peserta didik. IG jadi teringat dengan pesan dari KH. Maimun Zubair :

Yang paling hebat bagi seorang GURU adalah MENDIDIK,
Rekreasi yang paling indah adalah MENGAJAR.
Ketika melihat murid-murid yang menjengkelkan dan melelahkan terkadang hati ini teruji kesabarannya, namun hadirkanlah gambaran bahwa diantara satu dari mereka kelak akan MENARIK TANGAN KITA MENUJU SURGA
.:KH. Maimun Zubair:.

Membaca quote (kutipan) diatas ...  jujur ... saat menuliskan postingan ini, IG terharu karena begitu bangganya dapat menjadi seorang guru, harapan IG agar selalu dan tetap menjadi seorang guru yang selalu dicintai anak-anak yang lucu, baik, cerdas, dan anak-anak yang siap menjadi kebanggaan bagi Agama dan Negara ini.

Kawanku yang se-profesi,
Menjadi seorang guru bukanlah pekerjaan seperti pekerjaan yang ada diluar sana, seorang guru tidak hanya mampu mengelolah kelas, pandai dalam bercakap, dan menguasai materi tetapi seorang guru haruslah menjadi sahabat bagi anak didiknya, seorang guru harus siap menjadi tempat bagi anak-anak didiknya untuk menuangkan segala permasalahan yang sedang dihadapinya (istilah anak sekarang...curhat) karena kedekatan antara GURU dengan PESERTA DIDIK merupakan awal dari terbentuknya sebuah ikatan batin yang tak akan dapat dipisahkan oleh keadaan apapun.

Seorang ulama besar asal Kairo, Mesir Jalaluddin al-Mahalli (1389M) pernah berkata :

Setiap manusia yang lahir didunia ini memiliki dua orang tua.
Orang tua yang pertama adalah Ayah yang menjaga, melindungi serta mencari nafkah demi keluarganya dan ibu yang telah mengandung, melahirkan serta memberi asupan ASI,
Orang tua yang kedua adalah GURU yang telah menghadirkan cahaya ilmu kepada kita, membimbing, mendidik serta mendoakan kita.

Bangga menjadi seorang guru bukan karena gelar akademik yang bejibun, bukan karena seragam yang dikenakan, dan bukan pula karena ilmu pengetahuan yang dimilikinya akan tetapi kebanggan menjadi seorang guru terletak pada seberapa besar cintanya anak didik kepada kita dan seberapa baik akhlaq mereka.     .:infoghazi.com:.

Terima kasih sahabat IG telah menjadi teman di postingan kali ini, ingat pesan IG ya...

Jadikan anak didik kita ... bisa karena memang benar-benar bisa bukan bisa karena takut.

Dan terima kasih bapak ibu guruku karena telah menjadi guru yang baik dan terbaik.

Attention, please: All advertisements on this site are entirely from the service of the ad provider, if there are advertisements that are not polite or not pleasing to be displayed then it is beyond our control, Please be treated wisely. Please Read Privacy Policy

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments